Sabtu, 24 November 2007

Tawon Menyerang Jl.Kasuari - Enggang P.Siantar

Ini merupakan kejadian yang sangat lucu maupun mengerikan bagi yang mengalami ataupun menyaksikan. Tepatnya Hari Sabtu, 24 November 2007 sekitar Pukul 13.00 WIB, ada 3 ekor burung elang yang terbang melintasi Jl.Simbolon, Jl. Enggang, Jl. Gunung Simanuk-manuk, Jl. Kasuari. Ada pohon kemiri dipinggir Sungai Bah Bolon yang cukup tinggi terdapat beberapa sarang tawon. Namun, secara bertubi-tubi burung elang itu menyerang sarang tawon tersebut. Entah apa maksud burung elang itu menyerang sarang tawon itu. Namun anggapan masyarakat disekitar Jl. Kasuari karena burung elang itu hendak mengambil madu di sarang tawon tersebut. Karena burung elang itu menyerang sarang tawon, kontan saja ribuan tawon berhamburan. Dan burung elang itu menyerang kembali dan terus dan terus sehingga tawon yang berjumlah banyak itu makin berhamburan. Yang paling menyedihkan setiap orang melintas Jl. Enggang tempat pohon itu berada, pasti diserang tawon. Opung-opung lari ke rumah Rendra Damanik untuk meminta pertolongan, akhirnya terdapat di rambutnya lebih kurang 30 ekor tawon dan badannya penuh dengan gigitan tawon. Seorang ibu dan anaknya sampai meminta pertolongan kepada Rani Saragih karena badan mereka penuh dengan gigitan tawon. Dan yang naik kereta pun tak luput dengan gigitan tawon. Menyeramkan. Suara histeris dan ketakutan setiap orang yang melintas pohon tempat tawon itu bersarang. Kebetulan Jl. Enggang-Jl.Kasuari merupakan jalan yang ramai dikunjungi orang. Pembeli pecel lele Papi yang dekat dengan kejadian tidak luput dengan serangan tawon. Dan staf Pecel Lele Papi membuat inisiatif menambah asap arang untuk mengusir tawon.Akhirnya, Bengkel Wak Aseng yang dekat dengan sarang tawon itu membuat bakar sampah, sehingga terusirlah tawon-tawon tersebut. Begitu elang itu sudah tidak ada, lamban laun amanlah sudah. Diperkirakan elang tersebut berasal dari Taman Hewan P.Siantar yang sedang dilatih.
Saya menyaksikan dari Damanik Nursery / Pecel Lele Papi / Nasi Bakar Mas Dipa, Simpang Jl. Kasuari-Jl.Enggang. Sayang, saya tidak membawa kamera digital untuk dokumentasi.

Tidak ada komentar: