Selasa, 28 Agustus 2007
Penyuluhan Kesehatan
Pekerjaan yang sangat menantang adalah Penyuluhan Kesehatan dalam hal mengubah perilaku masyarakat menjadi perilaku hidup bersih dan sehat. Sangat sulit melakukannya, tapi begitu mengasyikkan. Sambutan hangat dari warga desa membuat tugas ini menjadi lebih menyenangkan. Gambar ini menunjukkan saat Penyuluhan Kesehatan di Kantor Pangulu Nagori Naga Dolok, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.Minggu, 26 Agustus 2007
Kenagan bersama teman-teman SD
Saya alumni SD Negeri 001 Cinta Raja Kecamatan Sail, Pekanbaru. Gambar ini adalah sewaktu perpisahan SD tahun 1991. Terlihat teman-teman dahulu Hudri Akbar, Suryanedi, Gracea Timotella, Kardonal, Toni Sabila, Irfan Zora, Arfan Suheri, Marwan Setiadi dkk. Saya ingin mengetahui kabar mereka lebih lanjut. Kalau diantara pembaca yang mengetahui mereka, Please, kirim e-mail ke saya. hargo_b@plasa.com. Terima kasih.Profesi dan Pengabdian
Awalnya saya agak berat untuk menerima amanah yang diberikan Pemerintah kepada saya. Namun, akhirnya saya terima juga. Dan timbul rasa nasionalisme saya dan saya harus mengusai keadaan lapangan di wilayah kerja saya.
Saya menangani kesehatan di wilayah yang cukup luas di salah satu kecamatan di Kabupaten Simalungun. Terdiri dari 1 kelurahan dan 9 Nagori/Desa. Saya kelilingi dari desa ke desa. Ternyata saya yang dibesarkan dari kota dan melihat desa ternyata jauh dari harapan. Masih banyak kemiskinan. Kehidupan masyarakat masih jauh dari yang diharapkan. Terutama pendidikan dan kesehatan masih mereka butuhkan.
Hal ini mendorong saya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Mulai dari turun ke desa melaksanakan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) hingga pengobatan di lapangan. Timbul dalam hati saya ternyata KORUPSI MEMBUNUH BANGSA.
Kemudahan telah saya berikan kepada mereka. Mulai menerima kartu sosial kepada mereka yang prasejahtrera, hingga urusan administrasi mereka untuk rujukan ke tingkat yang lebih tinggi harus dipermudah. Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik.
Saya menangani kesehatan di wilayah yang cukup luas di salah satu kecamatan di Kabupaten Simalungun. Terdiri dari 1 kelurahan dan 9 Nagori/Desa. Saya kelilingi dari desa ke desa. Ternyata saya yang dibesarkan dari kota dan melihat desa ternyata jauh dari harapan. Masih banyak kemiskinan. Kehidupan masyarakat masih jauh dari yang diharapkan. Terutama pendidikan dan kesehatan masih mereka butuhkan.
Hal ini mendorong saya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Mulai dari turun ke desa melaksanakan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) hingga pengobatan di lapangan. Timbul dalam hati saya ternyata KORUPSI MEMBUNUH BANGSA.
Kemudahan telah saya berikan kepada mereka. Mulai menerima kartu sosial kepada mereka yang prasejahtrera, hingga urusan administrasi mereka untuk rujukan ke tingkat yang lebih tinggi harus dipermudah. Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik.
Sabtu, 25 Agustus 2007
Bicara Dakwah
Bicaranya dakwah.
Diamnya zikir.
Nafasnya tasbih.
Pandangan matanya rahmat.
Pikirannya husnudzan.
Mata dan telinganya terjaga.
Gerak tangannya shadaqah.
Langkah kakinya jihad.
Kerinduan tegaknya syariat Islam.
Kekuatannya silahturahmi.
Kesibukannya memperbaiki diri.
Berkumpullah dengan orang yang memiliki ciri seperti itu.
Diamnya zikir.
Nafasnya tasbih.
Pandangan matanya rahmat.
Pikirannya husnudzan.
Mata dan telinganya terjaga.
Gerak tangannya shadaqah.
Langkah kakinya jihad.
Kerinduan tegaknya syariat Islam.
Kekuatannya silahturahmi.
Kesibukannya memperbaiki diri.
Berkumpullah dengan orang yang memiliki ciri seperti itu.
Langganan:
Komentar (Atom)
